Anggota DPRD Pasaman Martias Meminta Petugas Perbatasan Yang Menyebar Vidionya Untuk Meminta Maaf.
Pasaman, Kulitinta.com - Martias anggota DPRD kabupaten Pasaman merasa tidak senang atas beredar videonya yang cekcok dengan petugas check point Agam -- Pasaman pada Selasa (12/5).
Martias mengatakan pada awak media melalui telepon (16/5) Semua orang takut Covid-19, tapi seharusnya petugas perbatasan lebih mengedepankan rasa kemanusiaan dari pada bertindak arogan dan berlebihan, Ujarnya.
"Ini membuat nama saya tercemar, bukan hanya saya saja yang kena dampaknya, tetapi keluarga saya juga merasa tertekan karena banyak muncul komentar-komentar negatif akibat video itu," Ujar Martias.
Seharusnya petugas tidak merekam setiap kejadian apalagi memviralkan, apalagi tanpa seizin yang bersangkutan", lanjutnya.
Karena nama baiknya merasa tercemar, ia meminta petugas yang merekam dan menyebarkan video tersebut agar meminta maaf.
"Kalau tidak bersedia, saya akan membawa kasus ini ke jalur hukum," pungkasnya.
(Tim)
Komentar
Posting Komentar